Patung-patung yang ada di Purwakarta

1.PATUNG KUDA 
 

Purwakarta memiliki patung kuda yang terinspirasi dari kisah pewayangan, bukan satu patung kuda tunggal yang memiliki sejarah khusus. Sejarah patung kuda di Purwakarta erat kaitannya dengan ikon kota seperti patung kereta kuda di pusat kota yang menggambarkan kisah Arjuna Wijaya dan patung tokoh pewayangan lain yang tersebar di berbagai lokasi, terutama di sekitar Situ buleud. Patung-patung ini dibuat sebagai bagian dari upaya Pemkab Purwakarta untuk mengangkat budaya wayang yang telah diakui UNESCO sebagai warisan g dunia.

2.PATUNG WAYANG


Sejarah patung wayang di Purwakarta bermula dari inisiatif Bupati Dedi Mulyadi untuk memperindah kota dan menonjolkan budaya lokal sekitar tahun 2000-an, dengan membangun patung-patung tokoh pewayangan seperti A
rjuna, Semar, dan Bima. Namun, patung-patung ini kemudian dirusak oleh sekelompok massa pada tahun 2011. Saat ini, patung wayang masih bisa ditemukan di beberapa titik, seperti di dekat Situ Buleud dan di gerbang masuk Stasiun Purwakarta, meskipun sebagian telah hilang atau rusak. 

3.PATUNG SRIBADUGA


Patung Sri Baduga Purwakarta merupakan bagian dari Taman Air Mancur Sri Baduga yang berlokasi di Situ Buleud, sebuah danau buatan yang dibangun pada tahun 1830. Patung ini didirikan sebagai ikon wisata baru yang terinspirasi oleh Prabu Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi), raja Pajajaran yang dianggap sebagai spirit orang Sunda, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya dalam membangun kepemimpinan dan nilai-nilai kasih sayang serta toleransi. Pembangunan taman air mancur ini dimulai di masa Bupati Dedi Mulyadi untuk merevitalisasi Situ Buleud yang sebelumnya kurang terawat. 




Komentar